• 0
"KAMU"

Hanya kamu yang tahu, yang bisa dan mampu merubah segalanya menjadi indah.. Hanya kamu yang dapat merobohkan benteng ini. Kamu yang memulai sagalanya menjadi aneh. Kamu yg menyebabkan kadang hati ini tersenyum dan kadang merintih perih. Kamu menyatu dalam jiwa ku. Mengakar pada hati ku. Mengalir dalam lorong nadi ku, berdegup memompa jantung ku. Kamu yg pertama mengukir kata-kata itu disanubari ku. Kamu yang menyemai benih-benih itu...Hingga ia tumbuh mengakar dalam hati ku...Seiring waktu yg bergulir tiba-tiba kamu berubah beringas. Kamu putuskan urat-urat nadi ku. Kamu hentikan detak jantung ku. Kamu basmi semua benih yang pernah kau semai..Kamu membunuh jiwa ku.

by. Ana Fitri
SENANDUNG RINDU

Ku pandangi dari kejauhan mata..
Mengagumi dengan separuh raga...
Walau sadar tak bisa ku memilikinya..
Tapi cinta tak menwar rasa..
Saat ia bersama orang lain...
Gemuruh hati mngusik hari..
Cemburu yang menggebu tak bisa dkuasai...
Tiap malam bayangannya mengusik mimpi...
Dengan lelap tidur yang dulu ku alami...
Walau makin aku tak dihatinya...
Ku coba ungkapkan segala rasa segala cinta..
Walau makin meninggalkan perih..
Tapi kejujuran hati tak bisa dipungkiri... 


by. Ana Fitri
  • 0
INGIN KU

Kelabu menyelimuti arakan putih..
Menyeret jutaan mutiara memantulkan kelam..
Dalam belaian lembut bayu..
Berada dalam kesunyian terdalam mencari diri diantara rumpun ilalang..
Kegalauan mulai menjalar memenuhi rongga dada..
Jiwa terbang bak burung layang..
Putih berubah sendu,,biru menjadi kelabu,,rasa itu haru,,ia sendiri menjadi ap yg ia mau,,menggenggam alam,,dunia semakin membisu,,dan sebentar lg ia akan gaduh,,menjerit dan merintih lirih dalam sayup" kesunyian,,sepasang mata terpana dg pipi merona,,tak percaya melihat tarian gelombang,,mengikut rentak angin yg berdendang,,hitam sudah datang,,alam didekap dalam pangkuan,,tak ingin dilepas dan bertahan,,tak ingin cepat hilang dalam ingatan..
Karna ia kelam,hitam,kelabu dan sendu..karna ia angin,awan,dan rintik hujan..
Menyampaikan rahasia dg seribu rasa...aku INGIN IA (kedamaian)

by. Ana Fitri
YA ROBB

Ya Robb engkau yg mampu membolak balikan hati hambamu.sesungguhny rasa cinta yg hamba rasakan berasal  dari MU,karena MU dan untuk MU. jangan kau biarkan rasa ini tumbuh karena nafsuku. biarkan cinta ini memenuhi relung
jiwa ku atas namaMU.

Jika memang  dia bukan untukku ,maka hapuslah rasa ini untuknya. cinta suci adalah anugrah MU yang tak seharusnya membawa derita dalam kehidupan manusia melainkan bahagia.

Jangan sampai rasa ini melalaikan ku dariMU. menggrogoti akal sehatku. menelantarkan ku di simpang jalan kehidupan
tunjukkan ku jalan kembali menuju ridhoMU.

Duhai Engkau yg maha mencintai   aku rela kehilangan cinta yang lain asal jangan cintaMU. biarlah cinta ini bermuara pada MU. amin...

by. Ana Fitri
  • 0
ANDAI KU SEPERTI NAMA KU

Andai aku bulan ku terangi malam ini dengan pancaran sinar ku yang terang kan ku hibur hati yang bimbang. Andai ku bintang akan ku sirami alam ini dengan cahaya ku, aku ceriakan wajah nan suram. Andai aku langit kan ku tebarkan awan putih membiru tuk menebus keglisahan. Andai aku matahari kan ku berikan cahaya ku pada setiap insan yang kegelapan. Tuk jalan kecerahan. Andai aku pelangi kan ku hiasi bumi dengan warna warni ku tuk menambah keindahan. Andai aku bunga kan ku tebarkan pesona aroma tuk mengusir kebusukan. Andai aku seperti nama ku kan ku sucikan jiwa raga ku lahir batin ku, hati dan lisan ku tuk menuju kefitrahan dari segudang dosa dan kemunafikan...

by. Ana Fitri
DALAM SENDIRI KU
Dalam sendiri ku yang menyepi. Terpekur menunduk tak mengerti. Letih ku membca isyarat hati, yang datang silih berganti. Dahulu ia pernah tercoret di sini. Terpahat kata merangkai mimpi. Terpatri semua janji-janji. Membingkai hari tanpa henti. Sampai ku di pelabuhan cerita. Mengeja asa yang pernah kau kata. Menyusun bait yang pernah kau baca. Menulis angan yg pernah kau tanda. Tapi sekarang kalimat itu kelabu. Kata dan asa, mimpi dan janji itu semu. Semua menyatu menjadi ragu dan itu palsu. Kini ku tak tau apa itu rindu . Kau membunuh jiwa ku, kau memasung raga ku. Dalam sendri ku yang menyepi. Menunggu redupnya mentari.

By. Ana Fitri
ATAS RINDU INI

Kini rindu itu jatuh berkeping-keping bersama butiran hujan. Setelah sekian lama membku dan membisu. Sekarang ia mencair dan mengalir terseret waktu menuju muara hati yang terdalam. Aku tak meminta angin untuk menghempaskan gelisah ini. Biarlah rindu ini mengalir sesuci embun dan selembut tetes hujan yang meneduhkan kerontang bumi. Biar sejuk jiwa ku dalam rindang dedaunan cinta yg memayungi ku. Robbi,,ku pasrah kan pada Mu. Atas rasa ini, atas rindu ini.

By. Ana Fitri