DALAM SENDIRI KU
Dalam sendiri ku yang menyepi. Terpekur menunduk tak mengerti. Letih ku
membca isyarat hati, yang datang silih berganti. Dahulu ia
pernah tercoret di sini. Terpahat kata merangkai mimpi. Terpatri semua
janji-janji. Membingkai hari tanpa henti. Sampai ku di pelabuhan
cerita. Mengeja asa yang pernah kau kata. Menyusun bait yang pernah kau baca.
Menulis angan yg pernah kau tanda. Tapi sekarang kalimat itu kelabu. Kata dan
asa, mimpi dan janji itu semu. Semua menyatu menjadi ragu dan itu palsu. Kini ku tak tau
apa itu rindu . Kau membunuh jiwa ku, kau memasung raga ku. Dalam sendri ku
yang menyepi. Menunggu redupnya mentari.
By. Ana Fitri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar